SMK Mitra Industri MM2100 mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sertifikasi Kompetensi Siswa yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pelaksanaan program sertifikasi kompetensi serta mempersiapkan lulusan SMK agar semakin siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Pada hari kedua pelaksanaan, peserta mendapatkan berbagai materi strategis terkait pengembangan kompetensi, sertifikasi, hingga pengelolaan portofolio siswa.
Dalam sambutannya, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Dr. Fajar Riza Ul Haq, M.A., menekankan pentingnya membangun global mindset bagi lulusan SMK. Menurutnya, lulusan SMK tidak hanya perlu memiliki kompetensi yang unggul, tetapi juga kemampuan beradaptasi, keterampilan berbahasa yang diakui, serta keberanian untuk terus berkembang di tingkat global. Beliau juga mendorong lulusan untuk terus melakukan upskilling dan reskilling sebagai bekal menghadapi dunia kerja yang terus berubah.
Sementara itu, Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Tatang Muttaqien, menegaskan bahwa sertifikasi kompetensi dan kemampuan bahasa menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing lulusan. Sekolah didorong untuk memastikan peserta didik memperoleh pengakuan kompetensi yang dapat digunakan secara resmi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Selain itu, peserta juga mendapatkan materi mengenai penyusunan portofolio digital siswa, pemanfaatan platform LinkedIn sebagai rekam jejak kompetensi, serta pengelolaan program sertifikasi yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, SMK Mitra Industri MM2100 menyusun beberapa rencana aksi, di antaranya pengembangan portofolio siswa yang terintegrasi dengan platform digital, penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) bantuan sertifikasi kompetensi sesuai petunjuk teknis, serta koordinasi lanjutan dengan LSP P3 terkait pelaksanaan dan pelaporan program sertifikasi. Melalui langkah-langkah tersebut, sekolah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas lulusan agar memiliki kompetensi yang terukur, terdokumentasi, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja global.



