Apa yang terjadi ketika 100 guru datang dengan semangat belajar dan tekad untuk berubah? Jawabannya terasa sejak pagi itu—Rabu, 14 Januari 2026, pukul 07.00 WIB—ketika rombongan SMK Sultan Agung 1 dan 2 Jombang memulai kunjungan studi tiru yang berlangsung hingga pukul 17.00 WIB.
Sebagai sekolah afiliasi SMK Mitra Industri MM2100, kunjungan ini bukan sekadar agenda silaturahmi. Ia menjadi langkah strategis dan terarah untuk menyerap nilai, sistem, serta budaya positif yang telah terbangun kuat dalam ekosistem pendidikan berbasis industri.
Selama satu hari penuh, para guru mengikuti rangkaian kegiatan yang dirancang komprehensif—mulai dari pemaparan sistem manajemen sekolah, pengenalan budaya kerja berbasis industri, hingga diskusi mendalam mengenai implementasi di satuan pendidikan masing-masing. Atmosfer diskusi berlangsung interaktif dan reflektif, menunjukkan keseriusan peserta dalam menggali praktik terbaik yang relevan dan aplikatif.
Fokus utama studi tiru ini adalah menjadikan budaya positif bukan hanya sebagai konsep, melainkan sebagai kebiasaan yang terintegrasi dalam keseharian sekolah. Nilai kedisiplinan, ketertiban sistem, serta pola kerja profesional menjadi sorotan utama yang menarik perhatian peserta.
Kunjungan ini pun menghasilkan satu kesimpulan yang optimistis: budaya unggul bukan sesuatu yang eksklusif, tetapi dapat diadaptasi melalui komitmen dan konsistensi. SMK Sultan Agung 1 dan 2 Jombang berkomitmen untuk menerapkan nilai-nilai positif yang diperoleh selama kunjungan sebagai bagian dari penguatan mutu dan karakter institusi.
Sehari yang padat tersebut tidak hanya memperkaya wawasan, tetapi juga menegaskan bahwa perubahan besar selalu diawali dari kemauan untuk belajar. Dan hari itu, 100 pendidik pulang dengan semangat yang sama—membawa pulang budaya unggul untuk diwujudkan di sekolah mereka sendiri.



